3chicgeeks

Mengenal Media Sosial Generasi Baru, Konsumsi Konten Cerdas

Media sosial telah berkembang secara pesat selama beberapa tahun terakhir. Indonesia sudah mengalami enam media sosial besar dunia dimulai dari Facebook, Youtube, Twitter, Whatsapp, Instagram, dan TikTok.

Masa populernya masing-masing media sosial berbanding lurus dengan waktu pembuatannya. Tentu saja media sosial yang masuk ke Indonesia tidak terbatas kepada enam aplikasi ini saja, namun aplikasi-aplikasi tersebut sudah menjamur di dalam tata cara bersosialisasi masyarakat modern.

Dilansir dari We Are Social, lima dari enam aplikasi yang disebutkan di atas mengambil sebagian besar pasarnya di Indonesia.

Media sosial sudah mulai berpindah fungsi dari media komunikasi dengan teman dan keluarga menjadi alat komunikasi massa. Sebuah industri kreatif baru telah muncul. Banyak orang yang sudah menjadi pemasar atau pembuat konten untuk media sosial, sehingga sebagian hidup dari masyarakat sudah terikat kepada media sosial.

Media sosial telah membuka peluang bagi siapapun untuk membuat konten dan dapat mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari dari pembuatan konten tersebut. Mengutip CEO Sociabuzz Rade Tampubolon, seorang individu dapat disebut selebriti Instagram atau selebgram disaat jumlah pengikutnya sudah mencapai lebih dari 20,000. Karena ketika seorang selebgram mencapai tonggak inilah banyak brand yang akan menawarkan jasa endorsement produk kepadanya.

Media Sosial Generasi Baru

Sebenarnya, potensi media sosial tidak berakhir di sini. Selama ini konten media sosial yang kita dapat hanya diunggah pada aplikasi yang dimiliki oleh segelintir perusahaan. Walaupun pengguna bisa mengunggah konten, platform media sosial tersebut bukan sepenuhnya milik pengguna.

Jadi pengguna tidak memiliki kontrol terhadap iklan dan tipe konten yang akan diunggah pada media sosial tersebut. Iklan yang dimaksud adalah iklan di luar dari jasa endorsement yang disebutkan sebelumnya.


Media sosial seharusnya berkembang agar menjadi lebih fleksibel. Minat dari masing-masing pengguna harus diperhitungkan. Kesempatan untuk sukses juga harus diberikan secara adil kepada seluruh pengguna. Oleh karena itu, kami telah merilis media sosial generasi baru yang bernama Myriad.

Myriad adalah media sosial terdesentralisasi. Perbedaannya dengan Facebook, Twitter, ataupun media sosial utama lainnya adalah Myriad tidak dikontrol oleh sebuah perusahaan namun dikontrol oleh semua pengguna yang berpartisipasi di dalamnya. Untuk mudahnya, Anda dapat menganggap Myriad sebagai sebuah gerakan, sebuah gerakan yang menunjukan cara bagaimana masyarakat pengguna dapat menguasai sebuah platform media sosial.

Akses Konten Media Sosial Lainnya Dengan Fitur Agregasi Sosial

Walaupun konsep Myriad sudah cukup unik, tim Myriad tidak buta dengan fakta bahwa generasi kita sudah terlalu terikat dengan platform media sosial yang ada saat ini dan berusaha menjadi komplementer dari alternatif gratis lainnya.

Jika Anda takut ketinggalan konten dari kreator favorit Anda di platform lain, Anda tidak perlu khawatir.

Myriad adalah platform meta-sosial, yang pertama dari jenisnya. Meskipun unggahan dipublikasikan langsung di Myriad, Anda tetap dapat mengakses konten dari media sosial eksternal. Anda dapat mengakses konten-konten berbeda dari berbagai macam media sosial melalui satu aplikasi saja.

Konten dari berbagai media sosial ini akan digabungkan ke dalam feed berdasarkan topik pilihan pengguna yang disebut Experience. Experience adalah kumpulan unggahan dari banyak orang dengan berbagai macam topik. Untuk bisa membuat atau berlangganan Experience, Anda diharuskan untuk membuat akun Myriad terlebih dahulu.

Setelah Experience dikonfigurasi oleh pengguna, server Myriad akan menelusuri akun yang dipilih di platform media sosial lain seperti Facebook, Twitter, Reddit, dll. Server akan mencari unggahan yang relevan dengan konfigurasi pengguna tersebut untuk kemudian ditambahkan ke dalam Experience.

Intinya, Anda dapat berpartisipasi dalam gerakan ini, tanpa harus ketinggalan konten dari kreator favorit Anda.

Tingkatkan Penghasilan Konten Dengan Tipping dan Token Sosial (NFT)

Salah satu manfaat terbaik Myriad adalah Myriad memungkinkan pembuat konten mendapatkan uang dari konten yang telah mereka buat melalui kebijakan monetisasi pemberian tip dan token sosial. Hal yang terkeren dari semua ini adalah Anda tidak perlu membuat akun Myriad untuk mulai menerima pembayaran.

Bagaimana caranya? Myriad memungkinkan Anda untuk memberikan tip pada unggahan di media sosial lainnya di mana pemiliknya belum membuat akun Myriad sama sekali. Ini karena Myriad menerapkan sistem escrow yang merupakan Smart Contract. Smart Contract ini terikat kepada sebuah akun yang dibuat berdasarkan akun media sosial eksternal seperti Facebook, Twitter, dll. Jadi bisa dibilang bahwa secara tidak langsung, kita semua sudah memiliki akun Myriad.

Sehingga kita hanya perlu melakukan registrasi untuk memverifikasi bahwa kita adalah pemilik akun sebenarnya. Dengan catatan satu-satunya cara agar Anda bisa menarik uang adalah dengan verifikasi kepemilikan akun Myriad Anda.

Tingkat kebebasan dan fleksibilitas dalam monetisasi konten tentu merupakan fitur utama Myriad. Tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak membuat akun Myriad, karena Anda masih bisa mendapatkan penghasilan meskipun Anda mengunggah konten yang Anda buat di dalam media sosial lainnya.

Cara lain yang luar biasa untuk memonetisasi konten adalah melalui token sosial Myriad. Token sosial hanyalah nama keren untuk NFT di platform Myriad.

NFT adalah aset digital yang telah mengambil alih perhatian di dunia internet akhir-akhir ini. Saat ini, penggunaan NFT yang paling populer adalah untuk penjualan seni digital. Karena sebagian besar unggahan dikumpulkan dari platform eksternal, maka jika ada unggahan yang viral, unggahan itu dapat diubah menjadi NFT di dalam Myriad.

Sebagai konteks, unggahan viral sudah mampu menyaingi karya-karya seni Picasso karena NFT. Pada bulan Maret tahun ini, seorang pelukis digital bernama Beeple menjual koleksi karyanya dalam bentuk NFT dan meraup keuntungan sebesar USD 69 juta. Masih banyak potensi yang ada pada dunia NFT, karena tren memiliki konten viral di dunia blockchain baru saja dimulai.

Bangun Pemasukan Pasif Dengan Iklan

Myriad juga memungkinkan monetisasi secara tidak langsung melalui penambahan ruang iklan di halaman Experience. Fitur ini juga opsional. Perlu diingat bahwa iklan tidak dikendalikan oleh Myriad tetapi dikelola langsung oleh pemilik halaman, yaitu Anda sendiri.

Setiap pengguna dapat membuat ruang iklan. Semua iklan di ruang iklan tersebut dapat disesuaikan untuk topik-topik tertentu dan audiens yang dituju. Karena pengguna sebagai pemilik ruang iklan memegang kendali penuh atas pencantuman iklan-iklan tersebut, pada gilirannya, memungkinkan pengguna untuk mempertahankan kualitas, meningkatkan kredibilitas, dan meningkatkan jumlah kunjungan ke akun mereka.

Proses monetisasi ini dapat disamakan dengan pendapatan pasif. Anda tidak perlu memonitor hasil iklan. Anda hanya perlu menyeleksi iklan-iklan yang akan ditampilkan dan menunggu. Itu saja. Fitur revolusioner ini memungkinkan setiap orang untuk menjadi pemilik lapak dalam dunia maya.

Jaga Kedaulatan Data Pribadi

Selama ini konten perusahaan-perusahaan asal AS telah mengontrol sebagian besar pasar media sosial. Namun kenyataan ini tidak mengherankan karena media sosial pertama dibuat pada tahun 1997 bernama Six Degrees merupakan perusahaan AS.

Tetapi seluruh dunia tidak bisa bergantung kepada segelintir perusahaan sebagai tulang belakang komunikasi. Kita hidup pada dunia termediasi. Kemungkinan besar Anda membaca artikel ini melalui tautan yang diunggah di Facebook, Twitter, ataupun LinkedIn. Maka bisa dibilang penyebaran artikel ini dimediasi melalui aplikasi perusahaan-perusahaan besar tersebut.

Tetapi, perlu diingat bahwa perusahaan-perusahaan ini merupakan perusahaan pencari keuntungan sehingga tujuan utama perusahaan dan para investor belum tentu sesuai dengan kita sebagai pengguna.

Bukan berarti kita tidak boleh mengunggah konten dalam aplikasi media sosial mainstream. Namun, diperlukan alternatif baru yang bisa memperbaiki kondisi ini.

Alternatif yang dimaksud adalah alternatif desentralisasi. Dimana sebuah aplikasi tidak dimiliki oleh entitas tertentu, namun dimiliki oleh para penggunanya.
Myriad percaya pada tiga hak dasar pengguna yang harus dipertahankan:
1. 1. Hak Pengguna untuk mengekspresikan diri secara bebas.
2. 2. Hak Operator Komunitas untuk mengontrol apa yang terjadi di komunitas mereka.
3. 3. Hak Operator Server untuk mengontrol komunitas atau data pengguna apa yang akan mereka host di server mereka.
Untuk menjaga ketiga nilai fundamental penggunanya, kedaulatan penuh harus diberikan kepada semua pihak yang terlibat. Operator server tidak boleh dipaksa untuk menyimpan konten yang tidak mereka setujui, dan pengguna tidak boleh dipaksa untuk mematuhi pedoman komunitas yang tidak mereka setujui.

Untuk proses monetisasi Myriad juga mengimplementasikan solusi blockchain menggunakan Substrate, framework blockchain open-source yang dikembangkan oleh Parity Labs. Terkenal sebagai framework di balik Polkadot Network.

Namun, karena sulitnya hosting data terpisah pada blockchain yang berbeda, Myriad mengimplementasikan arsitektur server terfederasi di mana data setiap server dikuasai oleh operatornya dengan mudah. Sehingga tetap memiliki fungsionalitas moneter dengan tetap memenuhi tiga hak utama pengguna.

Memudahkan Manajemen Komunitas

Jika memikirkan konsep kedaulatan Myriad, terlintas situs media sosial Mastodon. Tentu saja karena konsep server terfederasi yang terinspirasi oleh Mastodon. Mastodon adalah situs microblogging yang mirip dengan Twitter dalam hal fungsionalitas. Tujuan Mastodon adalah menjadi alternatif terbuka untuk Twitter.

Mastodon juga berguna untuk membangun komunitas karena penggunanya dapat memilih untuk hosting server Mastodon mereka sendiri untuk penggunaan pribadi. Operator server memungkinkan untuk memisahkan servernya dari kumpulan server utama Mastodon.

Dilansir dari Get Craft, cara membangun komunitas melalui media sosial adalah dengan mengenal pengikut dengan baik, memudahkan pengikut untuk berkomunikasi dengan brand kita, mendengarkan aspirasi pengikut, dan memberikan konten yang otentik.

Cara tersebut merupakan cara agar kita dapat membangun komunitas pada media sosial mainstream seperti Facebook dan Twitter. Namun, di Myriad membangun komunitas dengan cara seperti itu akan jauh lebih mudah. Prinsip kedaulatan Myriad membiarkan penggunanya membuat konten apapun yang mereka inginkan. Asalkan sesuai dengan peraturan operator server yang mereka tempati.

Kalaupun konten yang ingin ditampilkan melanggar peraturan operator, pengguna hanya perlu mencari operator lain, ataupun membuat server sendiri dan menghubungkannya kepada kumpulan server utama Myriad agar kontennya tersebar kepada komunitas pada server lain.

Setiap pembuat konten adalah penguasa dari feed mereka. Mereka dapat memilih algoritma yang sesuai untuk jenis konten yang mereka bagikan. Untuk hal ini Myriad sangat mengutamakan transparansi dan percaya bahwa ini adalah masa depan cara kita berkomunikasi di internet. Karena tanpa transparansi, tidak mungkin ada kepercayaan, dan kurangnya kepercayaan adalah salah satu masalah utama internet saat ini.

Myriad tidak mempraktikkan kerahasiaan. Myriad adalah salah satu dari sedikit platform sosial yang memungkinkan Anda untuk memilih jenis algoritma yang ingin Anda terapkan pada konten Anda. Setiap algoritma akan terukur dan tahan terhadap manipulasi.

(dru)